Saturday, 10 October 2009

Mahkota PUTERI INDONESIA 2009



Puteri Indonesia merupakan simbol kecantikan wanita Indonesia yang tidak hanya berwajah menawan namun juga memiliki wawasan yang luas, kemampuan serta kepribadian yang baik. Sebuah kebanggaan tersendiri untuk menjadi panutan wanita Indonesia dan mengenakan Mahkota Puteri Indonesia.

Emas Putih PLG telah menjalin kerjasama dengan Yayasan Puteri Indonesia sejak tahun 2007 yang lalu sebagai sponsor Pemilihan Puteri Indonesia. Pada tahun 2009 ini, Emas Putih PLG kembali memberikan support pembuatan mahkota untuk Juara I & Runner Up dengan konsep yang berbeda dari tahun sebelumnya.

Mahkota Puteri Indonesia 2009 yang akan diperebutkan oleh para kontestan dari seluruh penjuru tanah air memiliki bentuk menyerupai bulu burung merak, salah satu satwa Indonesia yang memiliki bulu yang indah. Mahkota Puteri Indonesia 2009 bertaburkan batu-batuan alam dan mutiara Indonesia, melambangkan kekayaan alam yang dimiliki oleh bangsa Indonesia yang memberikan kesan mewah dan elegan serta memancarkan kecantikan dan keanggunan seorang Puteri Indonesia sejati.

Keindahan mahkota Puteri Indonesia 2009 merupakan persembahan dari PT. Hartono Wira Tanik (HWT) yang terbuat dari Emas Putih PLG. Emas Putih PLG merupakan inovasi perhiasan emas putih dari PT. Hartono Wira Tanik (HWT), yang terbuat dari campuran Emas dan logam Platinum Group Metal (PGM) sehingga memiliki warna dasar putih dan tidak dapat berubah warna. Perhiasan Emas Putih PLG ini juga tidak mengandung nikel sehingga tidak menimbulkan iritasi terutama pada kulit yang sensitive.

Dengan sentuhan Emas Putih PLG pada Mahkota Puteri Indonesia 2009 akan menunjang penampilan serta meningkatkan kepercayaan diri Puteri Indonesia 2009 semakin meningkat.

Puteri Indonesia 2009

Terpilih Jadi Puteri Indonesia 2009, Qory Nangis



Sabtu, 10 Oktober 2009 | 23:01 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta - Mahkota Puteri Indonesia 2009 akhirnya jatuh ke tangan putri Aceh, Qory Sandioriva (18). Ia terpilih menjadi Puteri Indonesia 2009 Jumat (9/10) malam di Teater Tanah Airku (TTA), Taman Mini Indonesi Indah (TMII). Qory menggantikan posisi Zivanna Letisha Siregar Puteri Indonesi 2008.

Qory mengalahkan 38 finalinis lainnya dari berbagai propinsi di Indonesia. Sebelum akhirnya dinobatkan sebagai Puteri Indonesia 2009 terlebih dahulu Qory masuk ke dalam deretan finalis 10 Puteri Indonesia.

Finalis yang juga masuk ke dalam deretan 10 besar berasal dari Sumatera Barat, Sumatera Selatan, DKI Jakarta 4, DKI Jakarta 6, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Maluku Utara dan Papua Barat. Dengan tenang tapi pasti Qory mencoba menjawab pertanyaan yang telah tersedia.

Di langkah pertamanya Qory mendapatkan pertanyaan mengenai arti bahagia bagi dirinya, dan dengan senyum yang mengembang diwajahnya Qory menjawab arti bahagia bagi dirinya. "Arti bahagia bagi aku adalah disaat kita mensyukuri apa-apa yang telah kita dapatkan dari Tuhan Yang Maha Kuasa, tanpa mengeluhkan seberapa besar bahagia yang kita dapatkan," kata Qory.

Ia mampu menjawab dengan lancar dan dengan waktu 12 detik dari 30 detik waktu yang disediakan. Setelah Qory menjawab pertanyaan yang diberikan kemudian dilanjutkan oleh sembilan finalis lainnya yang masuk 10 besar dengan pertanyaan yang berbeda.

Suasana yang semakin memanas terjadi setelah ke-10 finalis menjawab pertanyaan yang tersedia. Pasalnya para dewan juri yang terdiri sembilan orang ini harus bekerja keras untuk menyaring dari 10 finalis menjadi lima finalis yang akan dikerucutkan menjadi tiga finalis.

Lima finalis itu adalah Qory Sandioriva dari Nanggoroe Aceh Darussalam, Zukhriatul Hafizah S.SI dari Sumatera Barat, Natalie Hermanto,B.A dari DKI Jakarta 4, Audrie Adriana Sanova dari Banten, dan Isti Ayu Pratiwi dari Maluku Utara. Sementara tiga besarnya adalah Qory dari Aceh, Ayu dari Maluku Barat, dan Fiza dari Sumatera Barat.

Ketiganya ditanyai pertanyaan yang sama yakni bagaimanakah perasaan mereka jika terpilih dan apakah mereka akan merasa kecewa jika tidak terpilih menjadi Puteri Indonesia 2009.
Setelah ketiganya menjawab pertanyaan yang sama para penonton pada malam itupun bersorak memberi dukungnya kepada pilihannya. Suasana yang tegang dan memanas tercairkan dengan tampilnya grup band D'massiv dan penyanyi Shanti. Namun Suasana itu kembali memanas dengan dibukakan amplop yang berisi keputusan sembilan juri.

Terpilihlah runner up 2 yaitu Isti Ayu Pratiwi atau Ayu mewaliki provinsi Maluku Utara. Lalu Zukhriatul Hafizah, S.SI atau Fiza mewakili propinsi Sumatera Barat sebagai runner up pertama. Dengan demikian, Qory dinobatkan menjadi Puteri Indonesia 2009. Qory sendiri tidak menyangka kalau dirinya yang terpilih dan Qorypun menangis bahagia.

Selain terpilihnya Puteri Indonesia, semalam juga dinobatkan puteri kepulauan 2009 yang masing-masing adalah, Kepulauan Jawa diperoleh finalis dari Banten Audrie Adriana Sanova (Audrie), Sumatera diperoleh finalis dari Bangka Belitung Survia (Via), Bali dan Nusa Tenggara dipeloreh finalis dari Bali Ni Putu Sukmadewi Eka Utami, Kalimantan diperoleh dari finalis Kalimantan Timur Grace Joselini Corlesa, Sulawesi diperoleh finalis dari Sulawesi Utara Anastasia Margaret Runtunuwu, S.Ked dan juga Indonesia Timur diperoleh finalis Maluku Citra Fragrantia Theodorea Mailoa.

Selain puteri kepulauan juga dinobatkan puteri berbakat yakni jatuh pada puteri dari provinsi Jawa Barat Mayanita, puteri persahabatan dan favorit jatuh ke tangan Virgin yang berasal dari Papua Barat, Puteri Intelegensia 1 dari Jawa Timur Nadia Zahara, S.IP.